SUARA JATIM POST
Banner

Banner Bapaslon Pilbup Mojokerto Dirusak, Bawaslu Dorong Lapor Polisi

MOJOKERTO - Adanya perusakan banner dua bakal pasangan calon (Bapaslon) Pilbup Mojokerto, pihak Bawaslu tak bisa berbuat banyak. Pihak Bawaslu mendorong dua Bapaslon yakni Yoko Priyono-Choirunnis (YONI) dan Ikfina Fahmawati-Muhammad Al-Barra (IKBAR), lapor ke polisi.

"Yang jelas terkait perusakan alat peraga kampanye (APK), saya bilang APK ya. Tetapi hari ini belum masuk ke dalam tahapan kampanye. Jangankan kampanye, sampai hari ini, Selasa (22/9/2020) Pasangan Calon belum juga ditetapkan," ungkap Ahmad Basori, Komisioner Bawaslu Kabupaten Mojokerto Divisi Penanganan Pelanggaran. 

Basori mengatakan di dalam pasal 69 ayat (1) huruf g Undang-undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Pemilihan Kepala Daerah yang menyatakan bahwamerusak dan/atau menghilangkan alat peraga Kampanye.

"Jika terbukti maka pelaku perusakan bisa diancam pasal 187 ayat 3 UU nomor 1 tahun 2015, dengan ancaman pidana  penjara  paling  singkat satu bulan atau  paling lama enam bulan dan / atau  denda  paling  sedikit Rp 100.000 atau paling  banyak Rp 1.000.000," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya dua banner Bapaslon IKBAR dan YONI diduga dirusak orang tak dikenal. Namun kedua tim pasangan masing-masing tak mau mempermasalahkan perusakan banner tersebut.

Apa Reaksi Anda?