SUARA JATIM POST
Banner

Jelang Penetapan, Banner Dua Bapaslon Pilbup Mojokerto Diduga Dirusak OTK

MOJOKERTO - Dua banner bakal pasangan calon (Bapaslon) yang bertarung dalam Pilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto diduga dirusak orang tak dikenal (OTK). Kedua Bapaslon yang bannernya dirusak yakni pasangan Yoko Priyono dan Choirunnisa (YONI) dan Ikfina Fatmawati dan Muhammad Al Barra (IKBAR).

Banner milik pasangan YONI yang dirusak orang salah satunya berada di Posko Pemenangan Bapaslon YONI yang berada di Desa Pandan Arum, Kecamatan Pacet. Banner tersebut dicorat - coret pada gambar Bapaslonnya.

Sementara banner milik Bapaslon IKBAR yang rusak berada di Pasar Gedeg. Banner mengalami robek yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal sekitar dua minggu lalu.

Ketua Tim Pemenangan Bapaslon YONO Irwin membenarkan perusakan alat sosialisasi jagoannya yang diduga dirusak oleh oknum tak dikenal. Namun pihaknya meminta semua pihak tak terpancing dan tetap mengedepankan politik santun dan berkualitas.

"Takutnya ini ditunggangi oleh pihak-pihak yang ingin mengadu antar Bapaslon sehingga membuat pilkada memanas. Maka pihak kami lebih baik "colling down" dan juga tidak memperpanjang hal ini apalagi melaporkannya," ujar Irwin, kepada suarajatimpost, Selasa pagi (22/9/2020).

Terpisah Seorang Tim Pemenangan Bapaslon IKBAR Mughni menegaskan tak ingin memperpanjang dugaan perusakan alat sosialisasi Bapaslon IKBAR yang ada di Pasar Gedeg, Mojokerto.

"Awalnya, memang kami menelusurinya waktu itu. Ternyata diketahui bahwa orang gila yang merusaknya. Kami ingin tahu siapa yang merusaknya, untuk bersilaturahmi bukan untuk apa-apa. Mari kita jalin silahturahmi, ciptakan pilkada yang sejuk," tukasnya.

Sebagai informasi, Pilbup Mojokerto sementara ini ada tiga Bapaslon yang muncul, bakal calon petahana yakni Bupati Pungkasiadi berpasangan Titik Masudah yang 
diusung PKB, PDI Perjuangan, dan PBB.

Bapaslon IKBAR diusung Partai Demokrat, PKS, Nasdem, Gerindra, PAN, dan Partai Hanura. Sedangkan Bapaslon YONI diusung dua parpol yakni Partai Golkar dan PPP. 

Apa Reaksi Anda?