SUARA JATIM POST
Banner

Gus Nur Sempat Isi Ceramah di Kota Malang Sebelum Ditangkap Bareskrim Mabes Polri

MALANG - Sugi Nur Cahya atau yang akrab disapa Gus Nur disebut keluarga usai mengisi ceramah Maulid Nabi Muhammad sebelum diamankan Bareskrim Mabes Polri.

Putra Gus Nur, Muhammad Munjiat mengungkapkan pada Jumat 23 Oktober 2020 lalu ayahnya usai mengisi ceramah agama dan baru pulang beristirahat di rumahnya, sebelum didatangi tim Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 00.00 WIB.

"Jarang di sini (di rumahnya) kebetulan sebelum ada penjemputan itu baru selesai ngisi acara maulid nabi di kedungkandang," ujar Putra Gus Nur, Muhammad Munjiat kepada suarajatimpost pada Minggu (25/10/2020).

Munjiat menyebut, meski ayahnya tinggal menetap di rumah Jalan Cucak Rawun Raya Nomor 15 L, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, namun Gus Nur jarang berada di rumahnya tersebut.

"Iya kalau menetapnya di sini, cuma jarang sekali ada di rumah. Kebetulan tadi malam ada di sini karena ada acara di kedungkandang itu kemarin," ungkapnya.

Saat itu Jumat malam ayahnya, baru saja beristirahat sebelum akhirnya ada sekitar 30 orang dengan menggunakan 5 mobil yang mengaku dari Bareskrim Mabes Polri melakukan penangkapan dan penggeledahan.

"Selesai pulang di sini istirahat baru mereka datang semua langsung saya tanya. Saya suruh masuk, saya duduk di sini gak mau langsung pada mau masuk saja, didatangi ada 5 mobil seperti 30 orang," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Gus Nur dilaporkan ke polisi dengan tuduhan menghina organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Ucapan itu dilontarkan di acara dialog salah satu channel Youtube. Gus Nur dilaporkan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim.

Bareskrim Polri pun menetapkan sudah menetapkan Gus Nur sebagai tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan. 

Apa Reaksi Anda?