SUARA JATIM POST
Banner

Puluhan Warga Situbondo Tertangkap Tak Pakai Masker, Mayoritas Beralasan Lupa

SITUBONDO - Puluhan warga Situbondo, masih saja tertangkap tangan operasi yustisi akibat tak patuh protokol kesehatan Covid-19. Kebanyakan dari warga tak memakai masker atau menggunakan masker dengan cara yang tidak benar. 

Banyak warga yang tak mengenakan masker ini mayoritas mengaku lupa membawa masker saat dihentikan petugas gabungan saat saat operasi yustisi di Jalan Raya, Taman Kota,  Kecamatan Asembagus, Situbondo, pada Jumat pagi (20/11/2020). 

Selain tak mengenakan masker, warga ada yang sebenarnya membawa masker namun hanya ditaruh di dalam jok. Warga beralasan masker dimasukkan jok untuk karena lupa. Alhasil petugas tak mentolerir pelanggaran tersebut dan langsung memberikan surat teguran tertulis dan diberikan masker gratis, bagi warga Asembagus yang melanggar. 

Alhasil selama hampir satu jam operasi yustisi sejak pukul 09.00 - 10.00 WIB, sudah ada 49 warga yang terjaring operasi yustisi. 

Ketua Satgas Covid -19 Kecamatan Asembagus Andi Jaka Setiawan mengatakan, kegiatan operasi digelar untuk menindaklanjuti Inpres No 6 Tahun 2020, serta Perbup No. 45 Tahun 2020.

"Jadi hari ini kami bersama Satpol PP menggelar operasi yustisi gabungan untuk yang kesekian kalinya, bersama Polsek Asembagus, Koramil 0823/07 Asembagus, Satpol PP dan petugas medis Puskesmas Asembagus. Dalam kegiatan ini, kami akan memberikan upaya pemberian teguran tertulis bagi para pelanggar," ucap Andi Jaka. 

Dirinya menerangkan bahwa kegiatan operasi yustisi protokol kesehatan akan digelar setiap saat. Baik pada pagi hari maupun pada malam hari.

"Kami akan selalu siaga disetiap saat bersama tim gabungan tersebut. Dengan tujuan utama operasi adalah penggunaan masker. Dan operasi ini akan digelar hingga masa pandemi Covid 19 berakhir," beber Andi Jaka.

Sementara itu Kapolsek Asembagus, Iptu Achmad Sulaiman menerangkan, ada dua pendekatan, terkait cara penegakan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat. Sejauh ini masih ditemukan masyarakat yang membandel.

"Pembentukan karakter dari diri sendiri terkait kepatuhan protokol kesehatan, sebagai langkah untuk memutus penyebaran Covid-19 di Asembagus dan Situbondo pada umumnya," tandasnya.

Sementara itu dari hasil operasi yustisi tersebut, sebanyak 49 pelanggar sejauh ini masih diberikan teguran lisan dan tertulis serta diberi masker secara gratis oleh petugas gabungan. (Sarwo Edi).

Apa Reaksi Anda?