SUARA JATIM POST
Banner

Barang Bukti Kejahatan Senilai 5 Milyar Dihancurkan Kejaksaan Negeri Jember

JEMBER,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember memusnahkan jutaan obat keras berbahaya jenis Trihexyphenidyl dan Dextromethropan serta narkotika jenis sabu. Selasa, (21/10/20).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Jember Prima Idwan Mariza serta melibatkan Satreskrim Polres Jember.

Barang bukti yang disebut-sebut merupakan terbesar yang dihancurkan oleh Kejari Jember ini nominalnya cukup fantastis, senilai Rp 4 sampai 5 miliar.

Rinciannya sendiri yaitu Trihexyphenidyl 3.263.739 butir, Dextromethropan 1.511.370 butir, obat Novason 160.000 butir, ekstasi 88 butir, sabu-sabu 208,4 gram, dan uang palsu dalam bentuk dolar senilai 48 juta rupiah.

Prima sendiri menyampaikan, barang bukti hasil kejahatan ini didapatkan aparat penegak hukum dalam Rentang bulan Mei 2020 hingga saat ini dan telah berkekuatan hukum tetap.

"Terhitung bulan Mei sampai sekarang ini, yang sudah inkracht, yang sudah tidak ada upaya hukum lagi," ucapnya.

Tidak hanya itu. Barang bukti tambahan lain juga ikut dipajang dalam kegiatan pemusnahan massal hasil kejahatan tersebut.

Diantaranya seperangkat alat isap sabu, timbangan, handphone, pompa air, buku rekap, kaus, celana, kasur, buku tabungan, gergaji.

"Iya ada yang dimusnahkan, tetapi ada juga yang dikembalikan kepada saksi," kata Prima.

Pemusnahan barang bukti secara terbuka di halaman Kejari Jember ini merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik dan akuntabilitas kinerja penegak hukum, termasuk kejaksaan selaku eksekutor dalam kegiatan ini. (Ema Wasta)

Apa Reaksi Anda?