SUARA JATIM POST
Banner

Bantu Keluarga Saat Pandemi Covid-19, Sejumlah Anak Jualan Makanan

BANYUWANGI - Usia anak-anak biasanya dihiasi dengan kegiatan bermain dengan teman sebayanya. Namun hal tersebut tidak dengan Farid Zeban (12), ia ditemani dua sepupunya Marvel (11) dan Muhammad Rizki (12) berjualan di lampu merah di jalan protokol Kota Banyuwangi. 

Diusianya yang tergolong anak-anak, ketiga yang masih mengenyam pendidikan di SMP dan SD ini harus berjuang melawan kerasnya hidup dengan berdagang.

"Saya jualan tahu walik, tahu baso, pangsit sama martabak. Harganya 5 ribu per kotaknya," kata Farid yang berasal dari kampung Melayu, kepada suarajatimpost pada Jumat (16/10/2020). 

Farid mengatakan kegiatan dagang ini untuk mengisi kekosongan selama masa pandemi dan sudah berlangsung selama satu bulan berdagang. Ia berjualan mulai pukul 09.00 WIB - 15.00 WIB di lampu merah. Meskipun terbilang berbahaya dia berkata tidak takut, karena di lampu merah ramai pembeli.

"Biasanya jam 09.00 - 15.00 WIB, kadang kalau belum habis ya sampai Maghrib. Tempatnya di lampu merah Blambangan dan lampu merah kecamatan kota," ujar Farid.

Meskipun dirinya berdagang, Farid mengaku masih menyempatkan untuk mengerjakan tugas-tugas sekolahnya.

"Malam saya mengerjakan tugas sekolah, paginya buat berdagang," terang Farid yang juga siswa SMPN 4 Banyuwangi.

Farid mengatakan uang hasil dagangannya digunakan untuk membantu orang tuanya. Dijelaskannya bahwa ini kemauannya bukan karena tuntutan orang tua.

"Ini atas kemauan saya sendiri. Perhari kadang dapat 50 ribu sampai 100 ribu semua saya kasih ke ibu," tandasnya.

"Hasilnya untuk membantu ibu saya. Ibu saya ibu rumah tangga dan ayah saya tukang parkir," tutupnya. 

Apa Reaksi Anda?