SUARA JATIM POST
Banner

Hendak Buang Sampah, Pria Ini Temukan Mayat Penuh Luka Terapung di Sungai

Jember - Warga Dusun Karanganyar, Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, Jember digegerkan dengan penemuan sesosok mayat terapung di sungai. Mayat dengan mengenakan baju warna hijau dan celana hitam ini ditemukan terapung di sungai dalam keadaan tersangkut di bambu - bambu pada Selasa pagi (29/9/2020). 

Mayat pertama kali ditemukan warga sekitar bernama Sucip saat hendak membuang sampah di sekitar Sungai Atur Mbesini. Cip - panggilan akrabnya, melihat mayat dengan kondisi penuh luka di beberapa bagian tubuh, terutama di telinga sebelah kanan. 

Diketahui mayat berjenis kelamin laki - laki ini diidentifikasi bernama Kastori (46) warga RT 1 RW 02 Desa Karangrejo. Dari penuturan anak pertama korban, Muhammad Zakky (23) ia sempat mencari ayahnya karena tak pulang ke rumah Senin kemarin. Namun saat dilakukan pencarian hingga malam hari keberadaan Kastori, tak ditemukan. 

"Saya mencari dari semalam pak namun ayah saya tidak ketemu, dirumah saudara saya juga tidak ada.di tempat kerja di toko bangunan juga tidak ada dan pamitnya ke teman teman beliau sakit perut pak," ucap Zakky kepada suarajatimpost. 

Zakky juga menambahkan jika ayah nya berangkat kerja dengan kondisi sehat bugar dan tidak ada luka luka di tangan dan maupun tubuh lain. 

Namun saat ditemukan tubuh Kastori penuh luka. Pihak keluarga sebelumnya sempat ingin membawa langsung jasad Kastori ke rumah korban dan segera dimakamkan. Namun karena jasadnya penuh luka membuat kepolisian dari Polsek Gumukmas bertindak. Polisi membawa ke RSUD dr. Soebandi Jember untuk dilakukan autopsi penyebab kematian korban. 

Meski sempat ada penolakan, akhirnya setelah diberi penjelasan kepolisian keluarga korban akhirnya bersedia dilakukan autopsi. 

Kanitreskrim Mapolsek Gumukmas Aiptu Amin Shahril mengungkapkan, telah membawa temuan jasad Kastori ke RSUD dr. Soebandi Jember guna dilakukan penyelidikan kematian korban. Mengingat ada sejumlah luka - luka dan darah bekas sayatan di sejumlah tubuh korban. 

"Ada luka - luka di tubuh korban seperti di telinga kanan, serta luka di pelipis kiri yang masih keluar darah. Ada sayatan juga di tangan kanan. Kami masih menunggu hasil autopsi. Biar nanti jelas dan terang korban meninggal murni tenggelam atau memang ada indikasi kekerasan," ungkapnya.

Hingga berita ini dimuat kasus kematian Kastori belum terungkap. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. (Ema Wasta)

Apa Reaksi Anda?