SUARA JATIM POST
Banner

Aneh, Proyek Jaringan Irigasi di Pamekasan Tanpa Volume

PAMEKASAN - Proyek pengembangan dan pengelolaan jaringan irigasi, rawa dan pengairan yang terletak di Jalan Dirgahayu Gg I A, Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, minim pengawasan dan informasi.

Proyek rehabilitasi jaringan irigasi yang bersumber dari APBD tahun 2020 dalam melaksanakan rehabilitasi dan peningkatan jaringan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Namun dibalik pembangunan proyek tersebut, pihak pelaksana, yakni CV Demira Jaya tidak mencantukkan volume dan jangka waktu pelaksanaan pekerjaan proyek yang tidak sesuai.

"Papan nama proyek tidak sesuai dengan data LPSE. Volume pekerjaan tidak dicantumkan," kata aktivis Pamekasan IndraX CEKAM-P.

IndraX menilai ketidak cocokan papan nama dengan data LPSE sudah ada kordinasi sebelumnya antara konsultan, pelaksana dan Dinas PUPR Pamekasan.

Sebab, data pada LPSE tercantum bahwa proyek dengan anggaran Rp 1,6 miliar dibagi tidak titik, diantaranya; DI Klampar (Jl. Dirgahayu Gg 1A, Kelurahan Bugih), Pademawu dan Kecamatan Kota.

Selain itu, kata dia, jangka waktu pelaksaan proyek tidak singkron. Di LPSE tertulis 120 hari kalender sejak SPMK. Sementara dipapan nama tertulis 90 hari kalender.

"Sementara data di plang proyek hanya tertulis rehabilitasi saluran DI Klampar. Jangka waktu pelaksaan juga berbeda," terangnya.

Sehingga, IndraX merasa ada kongkalikong antara konsultan, kontraktor dan dinas terkait.

"Dengan tidak sesuainya data, kami menilai tindakan ini terkesan ingin mengelabui masyarakat. Artinya, masyarakat mau dibodohi," jelasnya.

Sejauh ini, ia mendapat informasi bahwa ada pembongkaran pasang batu. Hal itu dikarenakan pasangan yang sudah ada sebelumnya ditumpangi pasangan baru.

Dari persoalan itu, akhirnya pasang tumpang tindih sejarak kurang lebih 10 meter tersebut dibongkar paksa. "Informasi dari masyarakat begitu," pungkasnya.

Sekedar diketahui, proyek Dinas PUPR Pamekasan tersebut digelontorkan sebesar Rp Rp 1.552.381.000 (pagu). Sementara CV Demira Jaya memawar Rp 1.287.726.970. Anggaran terpotong sebesar Rp 264.654.030.

Apa Reaksi Anda?