SUARA JATIM POST
Banner

Tiga Maling Sapi di Situbondo, Berhasil Ditangkap Anggota Polsek Asembagus

SITUBONDO - Jajaran Polsek Asembagus, berhasil menangkap tiga orang yang diduga pelaku pencurian hewan (Sapi) bersama barang buktinya.

 

Tiga orang pelaku Curwan (pencurian hewan yang berhasil diamankan tersebut Kusnadi (34) warga Penjalinan, Desa Kedunglo,  Asembagus, Hartono (34) dan Buyama (50) keduanya warga Belikeran, Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, mereka ditangkap di tiga lokasi berbeda.

 

Kapolsek Asembagus Iptu Achmad Sulaiman menyampaikan, bahwa pada hari Senen (21/9/2020) pihaknya mendapat laporan dari salah satu warga Dusun Bengko, Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus, yang kehilangan sapi dikandangnya.

 

"Jumadin melaporkan ke Polsek bahwa kehilangan seekor sapi dikandangnya, Sapi tersebut baru diketahui hilang senen pagi  sekitar pukul 02.30. Kemudian korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek,"ucap Kapolsek Asembagus, Kamis, (24/9/2020).

 

Lebih lanjut Iptu Achmad Sulaiman menuturkan, pihaknya bersama 3 anggota berhasil mengungkap dan menangkap para pelaku pencurian hewan tersebut berdasarkan laporan polisi LP-B/25/IX/RES.1.8./2020/Situbondo/ SPKT Polsek Asembagus, tanggal 21 September 2020, tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang dilaporkan oleh Jumadin warga Dukuh Bengka, Desa Kedunglo, Kecamatan Asembagus.

 

"Atas dasar laporan tersebut, kami bersama 3 orang anggota langsung melakukan upaya pencarian terhadap ketiga orang pelaku yang identitasnya sudah di kami kantongi,“tuturnya.

 

Ketiga orang pelaku pencurian hewan tersebut, sambung Kapolsek Asembagus, berhasil diamankan di tiga tempat yang berbeda dengan beberapa barang buktinya.

 

"Barang bukti yang berhasil kami amankan diantaranya, satu ekor sapi sumintal betina umur sekitar 2 tahun, satu unit mobil Daihatsu grandmax, jenis pikap warna putih, B-9219 TAB dan 3 HP berbagai jenis milik ke tiga pelaku,"imbuhnya.

Pelaku akan kita jerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 1e dan 4e KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. Kami berkomitmen, tidak akan pernah bermain main dengan semua kasus, agar masyarakat merasa tenang, aman dan nyaman.,"pungkas Iptu Achmad Sulaiman.(Sarwo Edy)

Apa Reaksi Anda?