SUARA JATIM POST
Banner

Tegas! Satpol PP Kota Mojokerto Tutup 23 Minimarket Tak Berizin

KOTA MOJOKERTO,- Satpol PP Kota Mojokerto bertindak tegas menutup 23 minimarket tak berizin. Penutupan berlangsung mulai hari ini, Rabu (16/9/2020) dimulai dari depan Pasar Tanjung, rombongan bergerak ke Jalan Raya Bypass dekat lampu merah Sekar Putih, dan terakhir menuju Prajurit Kulon.

 

Tanpa kompromi, petugas yang hadir langsung menjelaskan maksud kedatangannya, serta menunjukkan surat tugas, jika masih ada pembeli diminta menyelesaikannya terlebih dahulu dan langsung menutupnya dengan memberi stiker yang bertuliskan "TOKO SWALAYAN INI DITUTUP KARENA IJINNYA TIDAK BERLAKU" beserta peraturan daerah yang menjadi landasannya.

 

Sementara itu, Kasatpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono yang diwawancarai saat Operasi Yustisi Protokol Kesehatan di Alun-alun Kota Mojokerto membenarkan penutupan 3 Toko Swalayan Hari ini.

 

"Jadi kita sudah menginvetarisir dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Atap (DPMPTSP), ada 23 toko swalayan yang 22 ijinnya mati dan belum diperpanjang, dan yang satu sudah melanggar perda," terang Dodik.

 

Dodik mengatakan tiga diantaranya sudah kita tutup hari ini, Insya Allah besok kita lanjutkan lagi. Satu swalayan yang di depan Pasar Tanjung kita tutup permanen karena melanggar Perda No 18 Tahun 2015 mengenai jarak minimal Toko Swalayan dengan Pasar Tradisional harusnya 300 Meter.

"Sedangkan dua lainnya izinnya mati, maka kita tutup sementara sampai diurus ijinnya, baru buka kembali. Pembaharuan izin itu tiap tiga tahun sekali.  Besok akan kami selesaikan semua penutupan Toko Swalayan yang belum, hari ini terjeda karena operasi yustisi protokol kesehatan," pungkas Dodik.

Apa Reaksi Anda?