SUARA JATIM POST
Banner

Dinilai Melanggar, Satgas Penanganan Covid-19 Bubarkan Pelatihan di Hotel Raden Wijaya

KOTA MOJOKERTO - Satgas Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto mengambil langkah tegas dengan membubarkan acara di Hotel Raden Wijaya. Acara pertemuan yang diselenggarakan oleh PT Indonesia Bersatu Sejahtera (PT. IBS) bertemakan Basic Training Foundation to Be Champion dinilai melanggar penerapan protokol kesehatan. Selain membubarkan acara yang berlangsung pada Minggu kemarin (13/9/2020), tim Satgas juga mencabut sertifikat laik operasi (SLO) bagi Hotel Raden Wijaya, tempat acara berlangsung. 

Kasatpol PP kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono mengatakan pencabutan SLO karena terbukti melanggar pemanfaatan ruang pertemuan dan protokol kesehatan  seperti diatur dalam Perwali 47/2020 dan Perwali 55/2020 tentang Tatanan Normal Baru atau yang kini disebut Adaptasi Kebiasaan Baru di Kota Mojokerto. 

“Saat kami cek, para peserta banyak yang tak pakai masker, dan ruang pertemuannya juga over kapasitas peserta. Seharusnya diisi maksimal 150 orang, tapi ini malah di isi 300 an peserta,” ungkap Dodik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Moch Imron, menegaskan, pengelola hotel masih diberi kesempatan untuk kembali mengajukan permohonan penerbitan SLO. Persyaratannya dengan terlebih dahulu menunjukkan itikad memenuhi sejumlah syarat wajib yang harus dipenuhi secara baik serta tidak lagi menabrak aturan. 

“Soal apakah SLO akan kembali diberikan atau tidak, tergantung dari pemenuhan komitmen maupun hasil evaluasi tim. Jika dinilai masih layak mendapatkan SLO maka akan diajukan ke Walikota selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Mojokerto untuk didapatkan persetejuan”, tutupnya. 

Apa Reaksi Anda?