SUARA JATIM POST
Banner

Kampung KB Diluncurkan, Bupati Bojonegoro Minta Warga Atur Kehamilan Saat Covid-19

BOJONEGORO - Kampung Keluarga Berencana (KB) tanggap Covid-19 di Desa Ngadiluhur, Balen, diluncurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Peluncuran kampung KB tanggap Covid-19 pada Minggu (18/10/2020) ini merupakan bagian dari pemerintah pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Kampung KB diharapkan mampu mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas pembangunan seperti Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lainnya.

"Kampung KB semoga mendongkrak IPM, menekan angka stunting, memberikan peran pendewasaan usia perkawinan dan pemberdayaan ekonomi keluarga sejahtera," ujar Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan, Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Anik Yuliarsih.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim Sukaryo Teguh Santoso menyampaikan, kampung KB dibentuk dalam rangka untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat kampung. Hal ini juga berguna untuk memperkuat desa dan daerah guna mewujudkan pembangunan nasional.

"Kita dapat mewujudkan kualitas SDM dan karakter bangsa melalui pendidikan revolusi mental berbasis keluarga. Pemberian akses pelayanan masyarakat juga dapat menjadi lebih baik, tidak hanya aspek sosial ekonomi dan lingkungan," tutur Sukaryo.

Sementara itu Bupati Bojonegoro Anna Muawanah menambahkan bahwa selama masa pandemi ini diharapkan masyarakat dapat memutuskan dengan bijak persoalan kehamilan.

"Jika kita tidak dalam keadaan mendesak ingin memiliki anak, lebih baik kita bisa menunda hingga saat yang tepat. Masa pandemi dikhawatirkan dapat mempengaruhi kesehatan bagi calon bayi. Kita harus melakukan manajemen waktu kehamilan," kata Anna Muawanah.

Anna juga berharap kegiatan peluncuran ini menjadi gerakan bersama mengubah pola pikir masyarakat, utamanya di Desa Ngadiluhur, Kecamatan Balen.

"Kampung KB turut mendukung suksesnya program KB, maka dari itu launching bukan hanya sebatas simbolis saja, pungkas politisi PKB ini.

Selain peluncuran kampung, Bupati Bojonegoro juga menyerahkan alat pelindung diri (APD) dan KIE bagi kader kampung KB sebagai bentuk tanggap bencana non-alam Covid-19. (Ad) 

Apa Reaksi Anda?