SUARA JATIM POST
Banner

Seleksi Perangkat Desa Bermasalah, Begini Jawaban Kades Pacul

BOJONEGORO – Seleksi perangkat desa di dua desa di Kabupaten Bojonegoro diwarnai sejumlah permasalahan. Di seleksi perangkat Desa Pacul misanya, beberapa permasalahan muncul, hal ini membuat Kepala Desa (Kades) Pacul Wagimin angkat bicara.

 

Menurut Wagimin, pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan pengisian secara terbuka dab transparan oleh Unair. Meski sedikit terjadih permasalahan lantaran keterlambatan pihak datang di lokasi acara pengujian perangkat desa tersebut.

 

"Semuanya stres mas saat itu, sebenarnya tidak gaduh, kita juga menyadari keterlambatan Unair, karena jarak tempuh, dan hal ini bukan kesalahan panitia, ini karena sistem pertama kali di Bojonegoro, tapi yang mesin komputer error, di gelombang tiga juga diberi kesempatan," ujar Wagimin kepada suarajatimpost pada Sabtu (17/10/2020).

 

Saat ditanya mengapa tak menggunakan sistem manual, dimana sistem scanner sering terjadi gugatan dimana – mana, Wagimin menyebut itu sudah menjadi kesepakatan bersama antara pihaknya dengan 160 orang pendaftar perangkat desa. Mengingat di desanya lanjut Wagimin, terdapat tiga lowongan perangkat desa, mulai kepala dusun ,kepala urusan tata usaha, dan kepala sie kesejahteraan rakyat atau Kasi Kesra.

 

"Selama ini, belum ada yang protes terkait pengisian di Desa Pacul dan semua kalau soal Kalirejo saya tidak tahu," ucapnya.

 

Pihaknya memastikan berpedoman pada peraturan yang ada mengenai pengisian perangkat desa. Dimana acuannya menggunakan Perbup Nomor 36 tahun 2017 dan Perda Nomor 4 tahun 2019. Namun mengenai perjanjian pihak ketiga antara Unair dengan pemerintah, Wagimin tak tahu menahu. Mengingat dari pemerintah kecamatan hanya memfasilitasi saja.

 

"Soal perjanjian dengan pihak ketiga saya tidak tahu," tuturnya.

 

Sementara itu Camat Bojonegoro Mochlisin Andi Irawan, saat dimintai keterangan media, belum memberikan respon apapun. Beberapa kali dihubungi pun Andi belum memberikan jawaban.

 

Sebagai informasi pelaksanaan ujian perangkat desa di Desa Pacul dan Desa Kalirejo berjalan bersamaan dengan bekerjasama dengan Universitas Airlangga (Unair). Namun dalam pelaksanaan ujian tersebut diwarnai sejumlah permasalahan, mulai kedatangan tim Unair yang telah, hingga sering ngadatnya komputer yang digunakan. (Mustakim)

 

Apa Reaksi Anda?