SUARA JATIM POST
Banner

Pemkab Pamekasan Anggarkan Rp 100 Miliar untuk Pembangunan Pasar Kolpajung

PAMEKASAN - Anggaran sebesar Rp 100 miliar dikucurkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan untuk pembangunan Pasar Kolpajung. Rencananya proses pembangunan pasar berlantai dua itu direncanakan awal tahun 2021.

"Kurang lebih sekitar Rp 100 miliar, jadi itu total (pembangunan total). Luas (pembngunannya) sekitar 2 hektar kurang. Lantai dua," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Ahmad Sjaifudin, saat dikonfirmasi pada Jumat (16/10/2020). 

Menurut Sjaifudin, pembangunan total pasar itu tidak dipastikan awal tahun 2021. Namun, dia optimis akan dibangun awal tahun 2021 meski ada sejumlah syarat belum terpenuhi. Kini persyaratan yang belum terpenuhi, hanya amdal lalin. Namun pihaknya optimis hal tersebut bisa dipenuhi di tahun 2020 ini.

"Belum pasti, sekarang persyaratankan sudah dilengkapi, Insya Allah 2020 syarat-syarat sudah lengkap, termasuk amdal lalin," kata Ahmad.

Dirinya menambahkan, sementara syarat lainnya berupa sertifikat, surat pernyataan dan RAB (Rancangan Anggaran Biaya) tahap penyelesaian. Setelah semua persyaratan itu selesai, pihaknya tinggal menunggu penataan dari Kepres dari Presiden RI Joko Widodo.

Ahmad menerangkan, untuk konsepnya, lantai atas untuk pedagang ikan atau basah dan lantai bawah dipergunakan untuk pedagang baju dan sebagainya, untuk pedagang kering. 

"Di bawah untuk jualan kering, seperti baju, konveksi dan semacamnya. Di atas untuk basahan, seperti ikan dan lain sebagainya," paparnya.

Pembangunan Pasar Kolpajung akan direhab total sesuai kesepakatan Kementerian PUPR. Dengan begitu, sewaktu dikerjakan, para pedagang akan dipindahkan ke Lapangan Kowel.

Oleh karenanya, Ahmad mengimbau kepada seluruh pedagang agar tidak resah. Sebab, mau bagaimanapun jika pasar seesai yang diuntungkan pedagang.

"Semantara nggak usah resah, kita kan sudah memberikan karena ingin membangun sistem yang kondusif, yang kooperatif, yang bersih, nyaman", tukasnya.

Apa Reaksi Anda?