SUARA JATIM POST
Banner

Pesan Gubernur Jatim Kepada Pejabat Sementara Bupati Malang

MaLANG - Pejabat sementara (Pjs) Bupati Malang Saichul Ghulam membeberkan pesan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada dirinya. Pesan ini diterimanya saat dilantik sebagai pejabat sementara kepala daerah, menggantikan bupati definitif yang mengajukan cuti kampanye dalam Pilkada serentak 2020.

Satu pesan pertama yang disebut Saichul Ghulam yaitu bagaimana memastikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di birokrasi Pemkab Malang harus netral di kontestasi 

"Selain penekanan penanganan Covid-19, Bu Gubernur titip ASN harus netral dalam Pilkada 2020 ini," tegas Saichul ditemui saat meninjau posko penanganan Covid-19 pada Sabtu (26/9/2020). 

Saichul juga dipesankan oleh Gubernur Jatim dirinya bisa cepat bersinergi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) dan DPRD Kabupaten Malang, terkait menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang. 

"Ibu Gubernur meminta kami bersinergi bersama Sekda dan DPRD Kabupaten Malang supaya tetap kondusif dengan percepatan yang perlu dilakukan, utamanya penanganan Covid-19 dengan memutus mata rantai pemyebarannya," jelas Ghulam.

Dirinya juga mengingatkan rencana 71 hari kerja ke depan. Selain fokus penanganan Covid-19, pihaknya meminta Pilkada berjalan aman dan lancar tanpa ada kendala di lapangan. Termasuk bagaimana mencegah adanya klaster baru penyebaran Covid-19.. 

"Sekali lagi netralitas ASN nanti harus ditekankan terus. Saya nanti juga akan koordinasi dengan pimpinan SKPD serta komunikasi ke Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) dan tokoh masyarakat," pungkasnya. 

Sebagai informasi Bupati Malang definitif Sanusi mengajukan cuti kampanye sebagai bupati, mulai 25 September 2020. Selama Sanusi cuti tugasnya digantikan oleh Pjs Bupati yang dijabat Saichul Ghulam yang juga menjabat sebagai Kepala Bakorwil III Malang, hingga 5 Desember 2020 mendatang. (nes)

Apa Reaksi Anda?