SUARA JATIM POST
Banner

Melihat Phojian Hodo, Tradisi Warga Pariopo Situbondo Memanggil Hujan

SITUBONDO – Tradisi memanggil hujan dilakukan masyarakat Situbondo akibat kemarau panjang yang tengah melanda beberapa daerah. Di Dusun Pariopo, Desa Bantal, Kecamatan Asembagus, Situbondo, masyarakat melakukan ritual pohjian hodo untuk mendatangkan hujan.

 

Dampak musim kemarau 2020 cukup dirasakan masyarakat Situbondo pada umumnya, dan sejumlah desa di Kota Santri ini mengalami kekeringan. Apalagi masyarakat yang bermukim dipinggiran hutan, yang hanya mengandalkan air hujan untuk bercocok tanam disetiap musimnya.

 

Namun hingga saat yang di nanti, hujan tak kunjung turun. Untuk melawan kekeringan tersebut, masyatakat sekitar melakukan ritual sakral pemanggil hujan yang disebut pojhian hodo.

 

Tokoh masyarakat setempat Rahwiyadi mengatakan, upacara hodo adalah rangkaian tarian dan bunyi-bunyian. Tak hanya diyakini dapat memanggil hujan, upacara tersebut juga bisa menolak bala.

 

”Rangkaian upacara adat meliputi persembahan sesaji dan hasil bumi warga sekitar. Dibarengi pembacaan doa memohon kepada Allah, kemudian dilanjutkan dengan kidung disertai musik mulut, dan dilanjutkan dengan musik gamelan,” papar Rahwiyadi, Sabtu sore (21/11/2020).

 

Menurut Rahwi, pojhian hodo telah menjadi budaya dan tradisi masyarakat di Pariopo sejak bertahun-tahun silam, dan sudah ada sejak nenek moyang kita saat membuka hutan untuk lahan pertanian,” ucapnya.

 

Ada beberapa titik yang dijadikan lokasi upacara adat, lanjut Rahwi, di Pariopo sendiri ada sejumlah tempat yang dikeramatkan. Bahkan ada di dusun lain, seperti di ghunong emas.

 

"Di titik-titik itulah digelar upacara adat secara bergiliran, diantaranya, di Gunung Masali dan sombher mata aing (sumber mata air). Selain itu, selamatan dilaksanakan di Ghunong Bhata, Ghunong Cangkreng, dan Tapa’ Dangdang. Setelah itu baru di beberapa tempat di luar Pariopo, seperti yang dilaksanakan hari ini, di Ghunong Emas, Dukuh Curahmalang, dengan juru kuncinya Mbah Nihari, yang dilaksanakan hari ini” jelasnya. (Sarwo Edi)

Apa Reaksi Anda?