SUARA JATIM POST
Banner

Dinkop Lumajang Pastikan Tak Ada Potongan Bantuan Bagi UKM

LUMAJANG - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UKM) Lumajang mengingatkan warganya agar mengecek terlebih dahulu informasi yang tidak diketahui kebenarannya. Informasi ini terkait mengenai pemberian bantuan presiden (Banpres) bagi pelaku usaha kecil mikro (UKM) yang beredar melalui pesan singkat atau SMS.

Tercatat ada tiga informasi yang disebut Dinkop UKM Lumajang tak benar. Melalui unggahan informasi di akun Facebook-nya, ada tiga modus informasi beredar di masyarakat mengenai Banpres UKM atau Bantuan Langsung Tunai (BLT) UKM ini.

Pertama adanya informasi melalui SMS dengan nomor tak dikenal yang mengatasnamakan bank tertentu. Faktanya SMS tersebut dikirimkan menggunakan nama bank, bukan dengan nomor tak dikenal. Penerima data BPUM ini sendiri berasal dari data yang telah dikeluarkan oleh dinas atau lembaga lain yang telah ditunjuk.

Kedua Dinkop UKM Lumajang meminta penerima BPUM untuk mengurus sendiri bantuan tanpa melalui perantara. Terakhir, bantuan tererbur dipastikan tidak ada potongan pasa proses pencairan maupun pengurusan pencairannya.

Masyarakat Lumajang juga diminta melaporkan ke nomor kantor Dinkop UKM Lumajang ke 0334881606 atau melalui pesan ke akun Facebook Dinkop UM.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Lumajang, Suharwoko memastikan, tak ada potongan dalam pencairan bantuan baik dari bank maupun pihak lainnya.

"Iya tidak mungkin bank motong, coba tanya BRI saja, sebab ini sudah wilayah perbankan," pungkas Suharwoko saat dikonfirmasi Minggu (18/10/2020). 

Sebelumnya, santer beredar informasi adanya potongan Banpres UKM kepada penerima di Kabupaten Lumajang. Potongan tersebut bervariasi nominalnya. (Fuad) 

Apa Reaksi Anda?