SUARA JATIM POST
Banner

Belajar Pertanian Hidroganik dari Kang Aldi

BONDOWOSO,- Ciptakan revolusi dunia pertanian, Albar Rizaldi (25) sarjana ekonomi Universitas Brawijaya, Malang memulai bisnis pertanian. 

Albar Rizaldi yang biasa di sapa Aldi asal Bondowoso, kini sukses menggagas sebuah wahana pertanian millenial yakni pertanian gaya hidroganik di Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso. 

Aldi menjelaskan bahwa pertanian yang digagasnya itu, awalnya adalah upaya untuk pemanfaatan lahan kosong milik keluarganya. 

"16 tahun lalu, lahan ini tempat peternakan ayam. Setelah berumur 12 - 15 tahun pasti kandang ayamnya roboh sendiri. Jadi saya manfaatkan lahan ini untuk pertanian hidroganik, dan Alhamdulillah ini sangat berhasil" jelas Aldi kepada suarajatimpost.com. (17/10) 

menurutnya, pertanian hidroganik yang ditekuninya itu adalah jenis pertanian dengan hasil panen yang sehat. Keunggulan dari pertanian jenis ini adalah non pestisida dan non kimia. 

Aldi juga menjelaskan bahwa pupuk yang digunakan dalam pertanian hidroganik menggunakan bahan - bahan alami. Seperti kompos dan lain sebagainya. 

"Pertanian hidroganik ini bebas dari bahan-bahan kimia. Semuanya saya kelola menggunakan bahan alami, dari pupuk hingga pengusir hama" ungkap Aldi. 

Aldi juga menjaskan bahwa, obat untuk mengusir hama dia menggunakan campuran bahan-bahan alami, seperti bawang putih, cabe, laos serta biji buah mahoni. Bahan-bahan tersebut dihaluskan dan dicampur dengan air, kemudian disemprotkan kedaun tanaman. 

"Ketika semua bahan tercampur, itu terasa pahit, semakin pahit racikannya maka tanaman hidroganik semakin bebas hama" papar Aldi. 

Disamping sebagai Revolusi dunia pertanian, Aldi juga berharap pertanian hidroganik miliknya bisa mengedukasi masyarakat.

"Saya ingin pertanian hidroganik ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat bahwa di daerah yang susah air ini juga bisa lho menanam sayur mayur" ucap Aldi. 

Selain menjadi edukasi masyarakat, Aldi juga berharap pertanian hidroganik miliknya mampu menjadi wisata edukasi.

"Saya harap kebelakangnya ini menjadi wisata edukasi, kami juga akan menyediakan tempat magang bagi para siswa pertanian nantinya, dan kemarin sebelum masa panen banyak dari siswa SMK yang melakukan observasi dan mengerjakan tugasnya disini" tutup Aldi. 

Sebagai tambahan informasi tanaman sayur yang dibudida dengan model hidroganik adalah Kangkung, Sawi daging, Bayam merah, Salada kriting merah dan salada kriting ijo. Semua janis sayur tersebut tumbuh sehat. Sementara itu Aldi juga mencoba sayur lain yakni Kailan dan Letus. (Gufron)

Apa Reaksi Anda?