Komisi II DPRD Pasuruan Dorong Revitalisasi Sentra Bang Kodir Agar UMKM Naik Kelas

Kabupaten Pasuruan memiliki sentra UMKM yang ada di Bang Kodir di Kecamatan Bangil sudah masuk rencanaan revitalisasi.

09 Jun 2026 - 17:16
Komisi II DPRD Pasuruan Dorong Revitalisasi Sentra Bang Kodir Agar UMKM Naik Kelas
Komisi II saat melakukan podcast jawara (foto isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Di tengah pesatnya transformasi digital, pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis digital telah menjadi salah satu pilar penting dalam perekonomian nasional. 

UMKM digital tak hanya membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, namun juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang lebih inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. 

Namun, di balik geliat pertumbuhan tersebut, muncul tantangan besar, bagaimana memastikan keadilan fiskal bagi UMKM digital tanpa menghambat kreativitas dan inovasi, serta bagaimana peran sektor ini dalam mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan, Agus Setiya Wardana saat ditemui disela-sela podcast jawara pada Selasa (9/6/2026) bagaimana UMKM di Kabupaten Pasuruan bisa naik kelas, dimana pointnya memberikan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kami dari komisi II merekomendasikan ke Pemerintah Daerah untuk pendampingan UMKM berkelanjutan, dimana saya pernah pendampingan UMKM ke sentra UMKM di bali akses permodalan, permodalan perijinan, pemasaran itu diberikan. UMKM diberi modal 100 juta, diberi akses kios dari BUMD. Yang perlu dioptimalkan pendampingan UMKM tidak putus karena sesuai tanglet Bupati Pasuruan dan Wakil Bupati UMKM naik kelas," katanya.

Masih kata Wardana sapaan akrabnya, Kabupaten Pasuruan memiliki sentra UMKM yang ada di Bang Kodir di Kecamatan Bangil sudah masuk dalam. perencanaan revitalisasi

"Kami dari Komisi II berharap segera dilaksanakan revitalisasi UMKM yang ada di Bang Kodir karena itu wadahnya para UMKM. Saya ambil contoh UMKM di Kabupaten Pasuruan harus difasilitasi harus bisa kolaborasi dengan industri - industri yang ada di Kabupaten Pasuruan," lanjutnya.

Sementara anggota Komisi II H. Arifin, Komisi II tidak lepas regulasi pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Pasuruan.

"Yang diharapkan UMKM kebijakan UMKM yang sedang naik kelas pemerintah harus hadir dengan regulasi pemermudah perijinan dengan mengklik NIB, karakter dan kultur bermacam macam yang ada di Kabupaten Pasuruan seperti di utara di perikanan dan juga banyak aset daerah yang terbengkala dengan bimbingan dinas terkait bisa mendesain. Oleh karena itu, saya yakin kebutuhan dan karakter masyarakat akan pergerakan," jelasnya.

Menyinggung permodalan untuk UMKM, H. Arifin berharap penguatan modal dengan adanya hadirnya Mina Mandiri yang perlu disosialisasikan pada masyarakat bisa menerobos tidak hanya UMKMnya sendiri melainkan bisa mempunyai program tabungan siswa.

"Di Kabupaten Pasuruan ada Mina Mandiri yang dimana penguatan permodalan tidak hanya di UMKM melainkan juga program tabungan siswa, agar para siswa tidak menabung di wali kelasnya, gurunya ataupun sekolahnya, di mana nanti Mina Mandiri bisa memberikan free dengan bea siswa pada siswa yang prestasi. Untuk kepala sekolah segera menjemput bola untuk kerjasama dengan Mina Mandiri," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow