Jemaah Haji Asal Kota Blitar Wafat di Makkah Usai Selesaikan Rangkaian Puncak Haji

Kabar duka datang dari tanah suci, seorang jemaah haji asal Kota Blitar, H. Mohammad Ilyas bin Bustami (66), wafat di Makkah, Arab Saudi, pada Senin (8/6/2026) pukul 13.30 waktu setempat setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

09 Jun 2026 - 14:00
Jemaah Haji Asal Kota Blitar Wafat di Makkah Usai Selesaikan Rangkaian Puncak Haji
Jemaah haji asal Kota Blitar yang meninggal di tanah suci. (Foto : Istimewa)

KOTA BLITAR, SJP - Kabar duka datang dari tanah suci. Seorang jemaah haji asal Kota Blitar, H. Mohammad Ilyas bin Bustami (66), wafat di Makkah, Arab Saudi, pada Senin (8/6/2026) pukul 13.30 waktu setempat setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Blitar Purnomo menjelaskan bahwa jemaah tersebut memang memiliki riwayat penyakit jantung sejak sebelum keberangkatan ke tanah suci. Bahkan saat berada di Asrama Haji, yang bersangkutan sempat mendapatkan pemeriksaan di klinik karena kondisi kesehatannya.

"Beliau memang memiliki riwayat sakit jantung dari rumah. Saat di Asrama Haji sempat diperiksa di klinik, namun setelah itu kondisi membaik dan bisa kembali ke kamar serta tetap diberangkatkan," ujar Purnomo, Selasa (9/6/2026).

Meski menggunakan kursi roda, almarhum tetap mampu mengikuti rangkaian ibadah haji. Selama pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), kondisi almarhum terpantau cukup baik.

"Alhamdulillah beliau masih bisa mengikuti rangkaian ibadah. Armuzna bisa dijalani, murur juga bisa, kemudian tawaf ifadah, sa'i, hingga tahalul juga telah selesai dilaksanakan," jelasnya.

Namun pada Senin pagi waktu Arab Saudi, sekitar pukul 08.00, yang bersangkutan mulai mengeluhkan sesak napas saat berada di hotel tempat menginap jemaah.

Sekitar satu jam kemudian, tim dokter mendatangi almarhum dan memberikan bantuan oksigen. Karena kondisinya memerlukan penanganan lebih lanjut, almarhum kemudian dibawa ke Klinik Sektor 9 untuk mendapatkan perawatan.

"Jam 09.00 dibawa ke Klinik Sektor 9 dan tetap diberikan oksigen. Setelah diperiksa, dokter merekomendasikan agar beliau dirujuk ke Rumah Sakit King Abdul Aziz," kata Purnomo.

Setibanya di rumah sakit sekitar pukul 10.05 waktu setempat, almarhum sempat dalam kondisi sadar. Namun tak lama kemudian kondisi kesehatannya menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.30 waktu Arab Saudi.

Menurut Purnomo, almarhum berangkat menunaikan ibadah haji bersama istri, anak, dan menantunya. Proses pemulasaraan jenazah juga berlangsung sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

"Alhamdulillah kemarin langsung dimakamkan. Setelah menunggu proses dari syarikat, jenazah dibawa ke tempat pemandian, kemudian dishalatkan di Masjidil Haram dan dimakamkan di Ma'la," ungkapnya.

Purnomo menambahkan, kondisi jamaah haji asal Kota Blitar lainnya saat ini relatif sehat. Para jamaah masih menjalankan berbagai aktivitas ibadah di Makkah, termasuk umrah sunnah dan salat berjamaah di Masjidil Haram.

"Kondisi jemaah yang lain relatif sehat dan tetap menjalankan aktivitas ibadah. Sesuai jadwal, pada 19 Juni nanti jemaah akan bergeser dari Makkah menuju Madinah, kemudian dijadwalkan pulang ke Indonesia melalui Surabaya pada 28 Juni 2026," pungkasnya.

Sekedar diketahui, jumlah total jemaah haji asal Kota Blitar ada 162 orang dan tergabung dalam kelompok penerbangan (kloter) 106 embarkasi Surabaya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow